Skip to main content

Tips Cara Meningkatkan Skill Karyawan

Dalam perusahaan segmen industri apapun , pasti memiliki dinamika internal yang tidak bisa di pungkiri. Tenaga kerja yang dimiliki senantiasa akan terus berjuang untuk mempertahankan posisinya. Pada hal ini disebabkan oleh ketersediaan pasokan tenaga kerja yang cukup besar dan berkualitas di pasar tenaga kerja. Mau tidak mau  perusahaan harus dapat meningkatkan skill karyawan agar tidak perlu melakukan rekrutmen berulang-ulang.

Pada banyak kasusu, posisi tertentu dalam perusahaan pasti membutuhkan penyegaran dengan mamasukkan tenaga kerja baru. Tenaga baru ini akan memberikan suntukan produktivitas dalam taraf tertentu., Sehingga perusahaan dapat terus Bersaing. Namun Demikian, tenaga baru tidak dapat serta merta bekerja dengan optimal dalam jangka waktu pendek.

Sebuah pelatihan dan orientasi diperlukan agar tenaga baru tersebut dapat memahami ritme kerja perusahaan. Baru setelah tenaga baru telah memahami dan dapat beradaptasi dengan ritmen kerja perusahaan, harapan akan meningkatkan  produktivitas bisa diwujudnkan. Serangkai pogram dan tahapan adaptasi ini yang tidak diperlukan untuk karyawan yang memang sudah di miliki.

Tetapi pada kenyataan sebuah perubahan akan terus terjadi dan pos-pos baru pekerjaan harus selalu di isi. Pada peningkatan skill karyawan yang telah dimiliki dapat menjadi solusi efektif untuk memangkas waktu dan biaya adaptasi yang diperlukan karyawan baru. Nantinya, perusahaan bisa memberikan berbagai pelatihan kemampuan baru yang harus dikuasai, agar efek peningkatan produktivitas juga bisa didapatkan. Tetapi apakah anda tahu? bahwa ada beberapa tips bagaimana cara meningkatkan skill karyawan pada perusahan? pada kesempatan kali ini anda akan di jelaskan beberapa tips dalam peningkatan skill karyawan. Berikut penjelasannya:

  • Motivasi SDM

Dalam pengembangna tidak akan terjadi tanpa adanya sebuah kesadaran. Sebabnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah memberi motivasi pada SDM yang dimiliki. Motivatasi ini dasarnya jelas, yakni jika perusahaan ini tetap eksis, maka perusahaan harus mengikuti perkembangna yang terjadi. Dalam sekala kecil, perkembangan ini harus menuntut skill baru dan semangat kerja yang stabil.

Selain dari kemampuan baru, sebuah motivasi juga menjadi salah satu yang dapat timbul dari pengetahuan bahwa di pasar tenaga kerja, banyak SDM baru yang memiliki kualitas tinggi. Posisi karyawan bisa saja terancam jika tidak mau melakukan pengembangan diri. Tanpa bermaksud mengancam, namun kenyataan ini memang ada dan harus dipahami karyawan sebagai dorongan motivasi.


  • Pogram Pelatihan

Dalam upayana peningkatana kualitas SDM yang dimiliki sekarang , perusahaan perlu memiliki sebuah pogram pelatihan yang cukup jelas. Pada biasanya program ini akan disusun oleh bagian HR. Penyusunan program ini harus tepat sasaran dan berdasarkan data yang valid, agar menghasilkan output yang optimal pula. Bagian HR harus dapat menganalisa pengembangan sektor apa yang diperlukan. Analisa ini akan merujuk pada rekaman keseluruhan kinerja karyawan sehingga dapat melihat kecenderungan sektor apa yang masih harus ditingkatkan. Dengan memahami hal ini, program pelatihan yang diberikan idealnya akan dapat meningkatkan skill karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

  • Mempunyai Tujuan dan Target yang Jelas

Pada perusahaan pasti memiliki satu traget jelas yang akan dituju dalam operasionalnya di satu periode waktu tertentu. Pada penargetan ini ditetapkan  atas perhitungan yang detail, dengan sebuah pertimbangna dengan kondisi pasar yang kemampuan SDM yang dimiliki. Pada dasarnya demo memenuhi sebuah target yang ditetapkan , karyawan harus melakukan lembur dalam jumlah tertentu.

Dalam meringankan pekejraan karyawan , perusahaan pastinya harus mampu menerjemahkan sebuah target untuk dicerna oleh setiap karyawan yang ada. Pada misalknya pada devisi A,dalam satu hari harus menyelesaikan item pekerjaan 1, 2 dan 3. Sehingga karyawan memahami benar bahwa setiap hari mereka memiliki target yang harus dicapai dan jelas apa yang harus dikerjakan.

Ketidakjelasan target pada level karyawan bisa menjadi faktor utama produktivitas karyawan menurun. Ini sebabnya ,bagian HR dan tiap manajer bagian harus dapat menerjemahkan target perusahaan, melakukan breakdown lebih kecil untuk dikerjakan pada level karyawan.


  • Apresiasi

Memberikan sebuah apresiasi menjadi salah satu cara meningkatkan skill karyawan yang sangat ampuh pada kebanyakan perusahaan. Efek pada pemberian apresiasi, membuat karyawan yang senang dan memberikan effort yang lebih pada pekerjaannya. Apresiasi ini sangat perlu dilakukan dalam bentuk sekecil apapun ,agar karyawan merasa berpatisipasi dalam pencapaian yang dilakukan perusahaan.

Bentuk apresiasi biasanya beragam macam, dari pemberian status karyawan terbaik , hadiah kecil yang ikonik,insentif tambahan, atau tiket liburan hingga promosi jabatan. Upaya ini untuk menjaga kondisi psikis paryawan tetap dalam keadaan baik juga memiliki andil besar dalam peningkatan kemampuan kerja karyawan.

Kesimpulan
Dalam peningkatan skill karyawan , perusahaan harus merencanakannya dengan teliti dan berorientasi pada hasil. Data yang diperlukan pun harus valid dan aktual, sehingga bagian HR bisa menyusun rencanan yang solid demi kemajuan perusahaan. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi penting bagi para pembaca.

Comments